KillingMeInside - Forever

Akhir Catatan Bulan Februari

Posted by Faris Febriza Jumat, 28 Februari 2014 3 komentar
Bulan ini spesial banget buat gue. Bulan ini gue baru ngerasa hidup lagi. Gue mulai bisa bahagia lagi. Gue mulai bisa senyum lagi. Pokoknya semuanya gue dapet awal bulan ini.

Gak kerasa sekarang sudah hari terakhir bulan Februari :') Sedih, ya gue dapet dihari terakhir ini, sedih yang baru gue rasa pahit banget sekarang. Sedih yang belum gue rasa sebelumnya. Tapi, Ya mau bagaimana lagi. Gue manusia, gue harus bersyukur walau di awal manis di akhir pahit gini, gue harus tetep bersyukur.

Entah dada gue rasanya sesek banget malam kemarin, dan gue rasa juga bakal kayak gitu malam ini. Iya, potongan yang gue temuin awal, sekarang sudah hilang lagi di akhir. Gue sempet seneng, potongan itu ketemu. Ya, otomatis gue jaga. Tapi ya tuhan sudah berkata lain, akhirnya hilangan juga potongan itu.

Gue punya satu lagu di awal Februari yang setiap gue denger gue selalu senyum, seneng, loncat loncat, triak triak. Tapi, sekarang denger bait awalnya aja gue udah mau nangis, gue kayak udah gak kuat dengernya. Entah karna apa? gue juga gak ngerti itu semua. Lirik awalnya tuh gini "Saat terbaik dalam hidupku adalah dengan kamu" nah gitu lirik awalnya, entah kenapa setiap gue denger itu air mata gue sesak pengen keluar.

Terus di bulan ini gue juga banyak dapet sesuatu hal yang lama udah gue cari, tapi lagi lagi udah gak sama, apa yang gue banyangkan dengan apa yang dicari kayak lagunya CloseHead-Percayalah. Gini liriknya

Telah lama ku nantikan kedatanganmu kembaliBerharap kau masih seperti yang dahuluMencoba tuk mengulang kembaliIngatan yang kian terkikis setelah sekian lama kita berpisah
Tak pernah ku lupakan saat kita berdua bersamaBercerita di malam penuh maknaSemua banyak yang hilang sejak kepergianmuMencoba tuk mengulang keadaan
Namun tetap berbeda ku rasakan tanpamuYang mampu membuat ku ceria saat ku ingin...
Dan kini kau pun kembaliNamun tak seperti yang kuharapkanTerlalu banyak rahasia yang kau simpanDi perjalanan yang telah kau lalui
Masih adakah sisa dirimuYang mampu membuatku kembali bahagiaKu yakin jalan masih banyak bagi kitaTuk buktikan segala keraguan
Sangat berat kurasakanSemua langkah yang ku jalaniMenjadi dilema tuk bersihkan yang tak pernah lepasDari semua bayangannya yang mengikuti

Nah kayak gitu lirik lagunya. Terus di akhir Februari ini, gue juga mau bilang, kalau ini jadi kado terindah buat ulang tahun gue. Walau bukan apa apa tapi itu bisa buat gue seneng, ya walaupun gue tau gue salah menafsirkan apa arti dari kado itu, dan ternyata itu cuma khayalan dan harapa gue doang yang indah, itu cuma kado biasa ternyata.

Ada hari dimana hidup gue lebih spesial di Bulan Februari. Iya, dari tanggal 8 sampai tanggal 26 Februari, dan bisa dibilang itu dimana gue ngerasa jadi seseorang yang berbeda. Gue jadi lebih semangat, gue jadi lebih bla bla bla deh pokoknya.
19 hari yang paling berharga dalam hidup gue. Gue bahagia bisa dapaet 19 hari itu walau singkat, tapi itu bisa buat gue lebih baik.

Dan akhir bulan Februari ini ngajarin ke gue, buat jangan gampang sayang sama cewek, karna apa yang udah gue lakuin, harus gue pertanggung jawabkan. Dan itu yang gue lakuin sekarang, coba bertanggung jawab dengan apa yang udah gue perbuat.

Dan gue juga mau bilang ke satu cewek, makasih banget, Udah jadiin bulan Februari gue jadi indah banget. Jadi Warna-warni gak cuma hitam putih tapi berwarna. Iya, Bulan Februari ini belum pernah gue rasain sebelumnya. Terlalu banyak warna, terlalu banyak coretan dan akhirnya gue jadi susah sendiri buat ngehapusnya. 

Dan terlebih terima kasih banget sama Tuhan, Di ulang tahun gue yang sekarang gue dikabulin permintaanya. Dan gue merasa penuh waktu itu.
Jadi, pada intinya gue bahagia banget dan disatu sisi ya gue sedih banget :) hehe





-Faris Febriza-


Read More..

Entah Kenapa :)

Posted by Faris Febriza Minggu, 23 Februari 2014 1 komentar
Entah kenapa
Gue gak mau
Ada  Hari 
Yang Gue 
Lewatkan
Tanpa senyum Lo

Entah kenapa 
Gue gak mau 
Berhenti Liat 
senyum 
Lo


Entah Kenapa
Saat gue
Tatap Mata lo
Gue jadi
Seneng

Entah kenapa
Kalau gue 
Liat elo senyum
Gue Bahagia

Entah kenapa
Gue dari tadi nulis
Begini

Entah kenapa
Gue jadi
Merasa lengkap
sekarang

Entah kenapa
Gue ngerasa bahagia
setiap malam

Entah kenapa
semua perasan gue
ada di
(:

Dan Entah kenapa
Gue 
Mulai
Takut
Kehilangan
Elo.


-Faris Febriza-

Read More..

Beginialah

Posted by Faris Febriza Senin, 17 Februari 2014 0 komentar
Seperti malam kemarin, gue mau posting lirik lagu aja. Karna lagi belum ada yang enak buat gue tulis. Kali ini liriknya dari Dochi Sadega. Bassistnya PWG dan dari albumnya "Analogi Logika" yang berjudul "Yang Terakhir" entah kenapa lirik ini yg pengen gue post.  Seneng aja sama liriknya yang "Jadikan ku yang terakhir dan tua bersamaku" terus ada yang "Buat nyata mimpi ini karna tak ada mimpiku yang tidak melibatkan kamu" yaudah kalau penasaran bakal langsung gue post kok :)

Yang Terakhir
Lyrics & Composed by Dochi Sadega

berbaringlah, disamping tidurku
bermimpilah, nyata-kan mimpiku
sampai kuterbangun di matamu

ijinkan hidupku lengkapi hidupmu
dan isi hariku dengan ceritamu
sampai pada lembar terakhir

saat badan lelah
saat jiwa gundah
tersenyumlah
aku ada disini

ku mulai pagiku dan lewati hariku
kau tak disampingku
ku tetap menunggu
sampai ku terbangun di matamu

saat badan lelah
saat jiwa gundah
tersenyumlah
aku ada disini

jadikan ku yang terakhir, dan tua bersamaku
tak ada hari yang terbuang sia-sia saat kau denganku
jadikan ku yang terakhir, dan tua bersamaku
tak ada hari yang terbuang sia-sia saat kau denganku

buat nyata mimpi ini karna tak ada mimpiku yang tidak melibatkan kamu
buat nyata mimpi ini karna tak ada mimpiku yang tidak melibatkan kamu
(jadikan ku yang terakhir dan tua bersamaku)
buat nyata mimpi ini karna tak ada mimpiku yang tidak melibatkan kamu
(jadikan ku yang terakhir dan tua bersamaku)
buat nyata mimpi ini karna tak ada mimpiku yang tidak melibatkan kamu

jadikan ku yang terakhir, dan tua bersamaku
tak ada hari yang terbuang sia-sia saat kau denganku
jadikan ku yang terakhir, dan tua bersamaku
tak ada hari yang terbuang sia-sia saat kau denganku

saat kau denganku

saat kau denganku

saat kau denganku

Nah itu tadi liriknya, gimana enak kan? haha iya apalagi yang album versionnya (bukan dari soundcloud) itu musiknya lebih wah deh pokoknya haha
Tapi, ini Draft gue beberapa hari yang lalu. Dan sekarang nggak tau liriknya jadi kurang pas. Tapi, ya dari pada cuma jadi Draft doan trus gak di post ya... udah akhirnya gue post. Oke cukup postingan gue kali ini. Thanks


-FarisFebriza-
Read More..

-Entahlah-

Posted by Faris Febriza Selasa, 11 Februari 2014 0 komentar
Malam ini gak kayak biasa, perasaan campur aduk entah apa namanya.Malam ini berbanding terbalik dengan kemarin dan kemarinnya lagi Sedih,Suntuk,Bosan,Dilema,Nggak ngerti,Nyesek dan gak ada terselip bahagia malam ini! entah benci bgt sama perasaan kayak gini! jangan sampai jadi cengeng karena ini semua. cuma mau nulis lirik KillingMeInside yang judulnya "Kamu" entah kenapa tapi kayaknya emang enak buat di post.

Ku berjalan hingga bosanYang aku rasakanKali ini ku temukanArtinya hadirmu
Reff :Kamu KamuSejukkan hatikuKamu KamuBintang dihatiku
Dan kamu disiniSaat dia telah pergiTak sanggup ku sendiriTanpamu disisiku
Ku akui ku terlahirUntuk bersamamuTakkan bisa ku berdiriTanpamu disini
Reff :Kamu KamuSejukkan hatikuKamu KamuBintang dihatiku
Dan kamu disiniSaat dia telah pergiTak sanggup ku sendiriTanpamu disisiku
Reff :Kamu KamuSejukkan hatikuKamu KamuBintang dihatiku
Kamu KamuSejukkan hatikuKamu KamuBintang dihatiku
Kamu KamuSejukkan hatikuKamu KamuBintang di hatiku
ya kayak gitu liriknya. Entah, mau apa lagi malam inisorry postingan kali ini absurd parah.   ):) 
-@farisfebriza (penjelajah bulan purnama)
Read More..

Hampir Legenda

Posted by Faris Febriza Sabtu, 01 Februari 2014 0 komentar
Iya, ini band gue dan ini bukan grup marawis atau kosidah! Ingat ini band! dari namanya aja udah keren, Play with die atau bermain dengan kematian. Jadi setiap kali kami latihan kami gak pernah megang gitar, drum, atau bass tapi kami megang kabel listrik, stop kontak *oke gak lucu*. Band ini adalah projek maut gue semasa SMP dan band ini hampir Menjadi legenda, Untung aja band gue ini udah bubar, gue gak ngebayangin kalau band ini masih ada, mungkin gak ada yang namanya ; smash,Justin bieber,Bruno Mars,Coboy junior. Iya, trus band gue punya satu ciri khas, jadi kalau kita bikin lagu suara sama chordnya itu selalu gak nyambung dan itu ngebuat band kita serasa spesial dibanding band lainnya, dan kami juga mau sebagai pelopor band yang nada sama chordnya beda. Dan kami bangga.

Ada Olan di Vokalis, ia merasa ia cowok tertampan, disekolah pakai kaca mata anak gamers, dan selalu benerin rambutnya padahal dia agak botak. Oke Olan ini gue rekrut jadi vokalis setalah gue sholat istiqoroh bermingggu minggu, dan gue putusin kalau Olan itu cocok jadi vokalis PlayWithDie. Gue berharap dengan adanya Olan bisa dongkrak rating dari PlayWithDie karna gue tau, Olan punya tampang 11-12 sama Andika KangenBand, dan gue berahap nanti kiblat rambut anak alay Indonesia terpusat pada vokalis gue satu ini.

Garda, keuturunan bandung blasteran Papua Nugini dan Somalia. Tinggi, Anak gamers juga, baru belajar main gitar, sering di panggil Asep disekolah, entah sejak kapan nama itu melekat pada dirinya. Gue ngeliat potensi dalam dirinya, ia gue ngeliat dia main gitar dan gue sampe nangis ngeliatnya, karna apa? iya karna gue gak ngerti itu kunci apa yang dimainin, dan itu alasan gue ngerekrut Garda jadi rhytem band gue. Mukanya yang bisa dibilang mirip adiknya kleopatra ratu mesir yang buat gue optimis band gue banyak disukai remaja-remaja putri.  Garda selalu totalitas setiap kali latihan, Garda pernah main gitar diatas genteng rumah Olan trus seaakan lagi manggung trus ditonton sama jutaan mata, yang ada malah satpam komplek nyamperin

"Olan, temenmu itu kalau mau berak jangan di atas"

Dan semua hening. Garda turun dari genteng. Gue pernah nonton bioskop bareng Garda, dan waktu itu  PlayWithDie punya akun twitter, gue pun sebagai personil yang baik gue twit kayak gini "PlayWithDie lagi nonton bioskop ni! yang  mau tanda tangan sama foto merapat ya!" dan waktu berlalu tak ada yang datang kehadapan gue dan Garda, bahkan gak ada satupun yang reetwet pas gue cek di twitter dan itu semakin menjadikan kita amat amat... tidak terkenal hehe

Ivan, posisi sebagi penabuh drum, anaknya cool saking coolnya ampe kadang kadang beku pas lagi latiha, gue rasa cuma dia otaknya yang bener diantar kami bertiga. You know lah oe madsud. Tapi gak banyak cerita gue sama Ivan.

Dan PlayWithDie akhirnya ngeluarin satu single, dan rekamannya dirumah Olan bermodalkan, Sapu lidi,stik drum, Gitar Olan, Gitar garda dan sebuah HP untuk ngerekam. Disini kami baru menyadari, bahwa kami sebagai band tidak terlalu buruk, tapi sangat buruk. Terus akhirnya, Rekaman pun selesai. Trus kita puter bareng bareng, entah kenapa ada lalat yang lewat diantara kita langsung berjatuhan, dan langsung tewas seketika.Terus gue dan yang lain pulang kecuali olan.. kenapa? ya ngapain pulang itu kan lagi dirumah dia be(tuuuuut).

Gue pun dengan bangga mempersembahkan hasil karya gue ke nyokap gue, trus gue play lagunya dan seperti tadi laler yang lewat langsung mati seketika.
"Bang, itu temen kamu yang nyanyi apa nahan pup?"
"Nggak! dia itu nyanyi, mama harus denger berkali kali, kalau mau enak, gak boleh sekali" dan nampaknya nyokap ngikutin saran gue. Gue pun ke dapur nyeduh kopi sambil merayakan awal karir gue, pas gue balik ke kamar gue liat nyokap udah gak ada di kamar, tapi banyak berserakan korek kuping yang sudah penuh dengan kotoran, dalam hati gue ngomong
"Separah ini kah suara lo Lan?"
Dan ternyata nyokap ada dipojokan dan nyokap bilang
"STOP BANG!!! JAUHKAN ITU DARI MAMA!! MAMA UDAH GAK KUAT NERIMA COBAAN KAYAK GINI!! MAMA LEBIH BAIK KAMU SURUH KAYANG SAMBIL SALTO DIBANDING SURUH DENGER GINIAN!!
" nyokap sambil ngomel ke gue.

Tapi, band ini sekarang sudah bubar, alesannya karna Garda.
Gini ceritanya, waktu itu SMP gue mau tauran dan hari itu band gue mau latihan, dan Garda gak mau latihan dia mau ikut Tauran
"Sorry pip, gue gak bisa latihan sekarang!"
"Kenapa Gar"?
"Gue mau ikut tauran,"
gue pun kaget
"Lo mau ikut tauran?"
"Sebernya sih nggak, gue cuma mau ngeliat tauran aja biar bisa cerita sama anak gue nanti, Papah hebat loh, dulu waktu papa SMP pernah liat tauran"
Dan gue gak bisa berbuat banyak.

Disitulah awal keretakan sebuah band yang hampir legendaris PlayWithDie
Gue, Olan,Ivan dan Garda sepakat buat menghentikan projek maut ini.


























@FarisFebriza (PlayWithDie)
Read More..