Ini semua tentang mimpi
Rabu, 22 April 2015
0
komentar
Hai, sudah lama nih gue gak buka blog dan gak nulis postingan baru. Kali ini setelah UN dan ada waktu santai gue mau nge posting lagi.
Ya, postingan ini sih masih gak jauh-jauh dari hidup dan keseharian gue.
Ini tentang salah satu mimpi gue, masih inget gak sih twit yang gue tulis... gini
"One day dear,
You’ll understand,
It’s not the sleep that keeps me dreaming
It’s always you that keeps me dreaming"
Hmm sebenernya mimpi ini udah gue coba susun pelan-pelan, serpihan demi serpihan, dan kemudian hancur berantakan lagi. Tapi, gue gak mau nyerah. Gue cuma buat susun mimpi itu lagi, gue rangkai satu demi satu mimpi itu. Dan hancur berkeping keping. Dan, gue gak tahu apa gue masih bisa buat nyusun lagi setelah ini :')
Ask.fm/FebrizaOfficial
twitter @FarisFebriza
Ya, postingan ini sih masih gak jauh-jauh dari hidup dan keseharian gue.
Ini tentang salah satu mimpi gue, masih inget gak sih twit yang gue tulis... gini
"One day dear,
You’ll understand,
It’s not the sleep that keeps me dreaming
It’s always you that keeps me dreaming"
Ya, itu adalah salah satu lirik dari lagu PeeWeeGanskins kesukaan gue yang judulnya "Date Night"
hmm, jadi secara garis besar tuh gini artinya
"Nanti juga lo bakal tau, yang buat gue bermimpi bukan tidur. Tapi, lo."
Nah, jadi itu sih garis besar dari kutipan lirik di atas. hmmm gimana ya, gue ada mimpi besar banget. Mimpi ini selalu gue rencanain sebelum tidur. Ya, maksudnya gini loh. Jadi, menurut gue jika kita punya impian dan kita membayangkannya, itu bisa jadi simulasi atau persiapan jika suatu saat mimpi kita bisa terwujud. Nah, gue mulai menyusun tuh mulai dari awal dan seterusnya. Pokoknya indah banget lah haha
jadi, sebelum tidur gue hampir senyum-senyum sendiri ngebayangin mimpi-mimpi gue sambil liat langit-langit kamar gue.
Indah? BGT! pengen gue wujudin? PENGEN BGT! berharap banget bisa terwujud? ya, gue amat sangat ingin ini terwujud.
ya, tapi gue gak pernah ngebayangin andai saja mimpi itu gak terealisasikan.
ya, pasti yang namanya rasanya kecewa, sedih, dan perasaan gak enak bakal dateng satu persatu.
Tapi, ya gue cumalah pemimpi yang hebat, dan mimpi ini gak akan pernah bisa gue wujudkan secara individu saja, harus ada yang ikut menopang. gak ngerti ya? coba baca pelan-pelan dan di ulang.
Hmm sebenernya mimpi ini udah gue coba susun pelan-pelan, serpihan demi serpihan, dan kemudian hancur berantakan lagi. Tapi, gue gak mau nyerah. Gue cuma buat susun mimpi itu lagi, gue rangkai satu demi satu mimpi itu. Dan hancur berkeping keping. Dan, gue gak tahu apa gue masih bisa buat nyusun lagi setelah ini :')
ya, mungkin segitu dulu kali ya postingan dari gue. Soalnya lagi belajar, ya belajar menerima kenyataan kalau mimpi gue mungking cuma sebatas mimpi aja. thanks :)
Ask.fm/FebrizaOfficial
twitter @FarisFebriza
-Boy from Jupiter-